Minggu, 29 Mei 2011

Rias pengantin paes ageng bertema biru & pink

Rias pengantin paes ageng menjadi salah satu tata rias pengantin yang berasal dari Jawa Tengah khususnya Yogyakarta. Pada masa pemerintahan kerajaan Yogyakarta, rias pengantin model ini hanya boleh dikenakan bagi kalangan bangsawan. Seiring perkembangan zaman yang moderen. Semua masyarakat boleh menggunakannya. Dengan beberapa modifikasi yang tidak menggunakan pakem yang orisinil.

Rias pengantin paes ageng bertema biru, kami peruntukkan untuk resepsi pernikahan sulfia. Acara resepsi pernikahan ini diadakan di rumah mempelai wanita di kawasan Kandangan Tandes Surabaya. Selain kebaya biru, pengantin juga menggunakan kebaya pink. Pada sesi kedua ini pengantin wanita menggunakan kebaya pink sedangkan pengantin pria menggunakan busana pengantin muslim dengan warna senada. Dua warna ini menambahkan kecerahan acara resepsi pernikahan kedua mempelai.

Dapatkan Harga Paket Hemat resepsi pernikahan di Surabaya bersama Tim Rias pengantin Syifarah. Terimakasih atas kunjungan anda pada blog rias pengantin Syifarah! Apabila ada keluarga maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan dengan tema rias pengantin paes ageng, silahkan hubungi syifarah di Jl. Wonorejo I no.7 Surabaya atau telp 031-71240310.
 






Rias pengantin modifikasi muslim tradisional





Beragam aneka modifikasi rias pengantin yang akan selalu hadirkan untuk para calon pengantin di Surabaya. Beragam model pengantin tradisional yang meramaikan kasanah pengantin nusantara Indonesia. Namun penampilan yang akan kami sajikan untuk pernikahan Lely adalah pengantin modifikasi muslim tradisional.

Rias pengantin modifikasi muslim tradisional untuk Lely ini dikemas dalam suasana tema tradisional baik itu busana pengantin, tata rias pengantinnya maupun dekorasi pelaminan tradisional yang akan mendukung resepsi pernikahan yang diadakan di rumah mempelai wanita.

Untuk busana pengantin, keduanya menggunakan tema merah. Pengantin perempuan mengenakan kebaya modifikasi warna biru muda dan pink serta warna merah, ini terlihat serasi dengan penampilan pengantin pria yang mengenakan basekap muslim berwarna merah. Untuk tata rias pengantin wanita disesuaikan dengan busana yang dikenakan serta penggunaan aksessoris unsur tradisonal, penggunaan aksessoris bando cunduk mentul.


Secara keseluruhan tema rias pengantin modifikasi muslim tradisional sangat mempesona pada pernikahan Lely&Choiri. Pada sesi kedua, pengantin berganti busana. Pengantin wanita menggunakan kebaya orange sedangkan pengantin pria menggunakan beskap warna gold. Selamat untuk kedua mempelai berdua serta Terimakasih atas kunjungan anda pada blog rias pengantin Surabaya ini! Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan silahkan hubungi syifarah. Kami akan memberikan pelayanan paket wedding yang terbaik di Surabaya.

Rias pengantin paes ageng Rina-adi di Surabaya




Rias Pengantin paes ageng kebaya coklat





Rias pengantin tradisional paes ageng selalu tampil menawan dengan tampilan busana kebaya terkini. Pada resepsi pernikahan rina-adi dilaksanakan di Gedung balai RW kelurahan kaliasin Surabaya. Rina mengenakan busana kebaya nuansa coklat sangat serasi dengan baskap pengantin pria dengan warna senada warna coklat. Sedangkan bawahan busana menggunakan Sewek kain batik motif solo. Perpaduan warna yang tepat sesuai dengan tema kebayanya

Tata rias pengantin untuk rina, tim rias pengantin Syifarah menampilkan tata rias paes ageng. Walaupun tidak 100% menampilkan pakem pengantin paes ageng. Tampilan paes ageng pada tata rias Rina tetap menggunakan garis besar tata rias paes ageng. Mahkota rambut pengantin dengan sanggul khas paes ageng dipadu mahkota cunduk mentul. Tampilannya bak pengantin putri raja keraton Yogyakarta

Dekorasi pelaminan gebyok & air mancur
Acara di Gedung Balai RW kelurahan kaliasin Surabaya menggunakan dekorasi pelaminan dari tim barokah dekorasi. Dekorasi pelaminan yang menampilakan perpaduan gebyok warna coklat tua. Gebyok kayu jati ini dipadu dengan dekorasi naturan air mancur sehingga tampilan terasa alami. Kami mengucapkan Selamat atas pernikahan Rina-Adi serta kami ucapkan Terimakasih atas kunjungan anda! Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan silahkan hubungi syifarah.

Pengantin Paes Ageng Tema Merah di gedung GNI Surabaya


Syifarah wedding sebagai tim rias pengantin di Surabaya menghadirkan resepsi pernikahan Aci di Gedung GNI Surabaya Jl. Bubutan. Resepsi pernikahan Aci menggunakan tata rias pengantin Tradisional paes ageng dengan tema busana pengantin / kebaya bernuansa merah. Pada tiap rias pengantin nusantara memiliki banyak latar belakang sejarah keraton / kerajaan. Dahulu kala, ketika masa kejayaan kerajaan di Pulau Jawa. Tata Rias pengantin paes Ageng hanya boleh digunakan oleh para keluarga kraton Yogyakarta. Pakem Rias pengantin paes ageng hanya boleh dipakai kalangan Ningrat atau keluarga yang berdarah biru. Namun di zaman yang serba moderen ini siapapun berhak memiliki & menggunakannya tak peduli kalangan keraton atau kalangan masyarakat biasa.

Pada acara resepsinya, Aci mengharapkan tata rias Pengantin Paes Ageng dengan tema merah di gedung GNI Surabaya. Acara resepsi di gedung GNI, Jl. Bubutan Surabaya. Tata Rias pengantin paes ageng yang digunakan di modifikasi dengan penggunaan kebaya berwarna merah. Tata rias & sanggul paes ageng memberikan kesan pernikahan tradisional yang kuat sedangkan kebaya moderen sebagai aplikasi busana pengantin yang mengikuti trend mode terkini. Penampilan yang sempurna untuk kedua mempelai. 

Gedung ini juga sangat mendukung tema tata rias pengantin ini. Aci memilih tema merah agar semarak & ceriah. Sedangkan dekorasi digedung ini dipilih dekorasi pelaminan modifikasi gebyok sepanjang 12 meter. Dekorasi yang sesuai dengan model joglo bangunan ini, mencerminkan pernikahan tradisional

Terimakasih atas kunjungan anda! Untuk kedua mempelai selamat menempuh hidup yang baru. Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan di Gedung GNI Surabaya silahkan hubungi syifarah.

Rias akad nikah Lely


Rias pengantin pada tiap acara akad nikah akan selalu dapat menambah nilai lebih dalam keseluruhan rangkaian akad nikah bagi setiap pasangan pengantin. Pengantin perempuan akan selalu ditunggu kehadirannya. Penampilannya akan selalu mempesona undangan dan keluarga yang turut hadir menyaksikan prosesi akad nikah.

Pada akad nikah kali ini, Kami tim rias pengantin dari Syifarah akan menghadirkan rias pengantin muslim pada pernikahan mempelai berdua. Rias akad nikah Lely yang memakai busana kebaya putih. Warna kebaya putih semakin  memberikan nilai lebih pada makna kesucian akad nikah. Dengan Make up rias pengantin yang soft serta penggunaan kerudung putih yang dipadukan dengan aksessoris pengantin yang simpel menambahkan keagungan prosesi akad nikah

Rias pengantin muslim nampak kental sekali dengan perpaduan mempelai pria yang menggunakan setelan jas hitam. Kedua mempelai terlihat serasi dengan tampilan Busana akan nikah hitam dan putih.Terimakasih atas kunjungan anda pada blog rias pengantin di Surabaya! Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan silahkan hubungi syifarah.

Senin, 16 Mei 2011

Rias pengantin Solo basahan sebagai romansa klasik nusantara







Tema rias pengantin klasik terutama yang berasal dari tradisional nusantara selalu mendapat hati dari beberapa calon pengantin di Indonesia. Pesonanya selalu ingin ditampilkan sepanjang masa terutama di zaman moderen saat ini. Salah satu Rias pengantin klasik Jawa Tengah yaitu Rias pengantin Solo basahan sebagai romansa klasik nusantara. Pesonanya selalu memikat hati calon pengantin yang menginginkan nuansa pernikahan seperti para bangsawan kerajaan zaman dahulu.

Ya, romansa yang selalu melekat pada pengantin para bangsawan Keraton Solo. Serasa berada di lingkungan kerajaan walau dilakukan oleh banyak Masyarakat Jawa. Zaman dulu, rias pengantin ini tidak boleh dipergunakan oleh rakyat biasa. Rias solo basahan hanya boleh dipergunakan oleh para bangsawan keraton. Walaupun keberadaan keraton ini masih ada, mereka masih memperbolehkan rakyat biasa menggunakannya.

Dengan alasan ingin menampilkan romansa tempo dulu, Ika dan Marsono memilih tata rias pengantin solo basahan sebagai tema utama resepsi pernikahan mereka. Tata rias pengantin dan busana ini mereka kenakan mulai dari acara pemberkatan di gereja dan acara resepsi pernikahan di rumah. Penampilan keseluruhan kedua pasangan ini bak ratu & raja Keraton Solo. Suasana  Wedding Klasik Jawa memang terasa sekali dalam penampilan kedua mempelai.

Busana pengantin kedua mempelai menggunakan kain batik yang bertumpuk dan berlapis untuk menutupi bagian tubuh pengantin. Kain yang dipakai merupakan pakem dari rias pengantin Solo basahan. Kain yang dipilih berwarna hijau keemasan. Sedangkan make up mempelai wanita juga memakai pidi dan mahkota di kepala sebagai ciri Pengantin Solo. Sedangkan aksesoris yang dipakai mempelai pria menggunakan belangkon solo basahan sebagi mahkotanya.

Dekorasi pelaminan di rumah memakai dekorasi yang sederhana. Dekorasi menggunakan kain berwarna putih sebagai pelambang cinta mereka, dipadu dengan rangkaian bunga segar. Kain yang dibingkai oleh frame ukiran dengan warna emas terasa padu dengan tata rias solo basahan dari kedua mempelai berdua. Terimakasih untuk Ika & Marsono yang telah memilih Syifarah-Griya rias pengantin & busana guna menyelenggarakan resepsi pernikahannya.

Sabtu, 14 Mei 2011

Keanggunan akad nikah di rias pengantin muslim

Akad nikah merupakan salah satu momentum awal sebagai pintu gerbang guna menuju hidup bersama dua insan. Persiapan acara akad nikah juga memerlukan persiapan yang tak kalah dengan acara resepsi pernikan yang cenderung di utamakan. Mulai dari menghias mahar akad nikah, seserahan, tema busana pengantin dan tema make up atau rias pengantin. Tak ketinggalan dekorasi ruangan untuk  menunjang kelancaran melaksanakan akad nikah. Persiapan itu semua agar suasana sakral pernikahan dapat tercapai serta menunjang jamuan untuk keluarga dan tamu.

Beragam tema yang dapat ditampilkan dalam pelaksanaan acara akad nikah. Salah satunya yang kami tampilkan dalam acara akad nikah Nova dan agus adalah Rias pengantin muslim dengan tema nuansa putih dan biru. Pengantin putri menggunakan kerudung dan kebaya putih sedangkan pengantin putra menggunakan setelan jas putih serta aksesoris kopyah sebagai unsur memperkuat tema rias pengantin muslim.  Pemilihan busana pengantin warna putih terlihat lebih pas dengan suasana acara akad nikah novi & agus. Keanggunan warna putih dalam pernikahan ini mencerminkan kesucian dan menampakkan keagungan hubungan mereka selama ini.

Kebetulan acaranya dibuat sederhana mungkin di adakan di rumah sendiri di Jl. Kupang seguntung, Surabaya.  Dekorasinya cukup menggunakan penutupan kain warna gold di dinding. Warna gold lebih terasa kontas untuk mendukung warna putih dalam rias pengantin muslim Novi & agus. Mahar akad nikah berupa uang di bentuk model masjid yang terbingkai dalam pigora. Kebaya warna putih hanya dipakai saat prosesi akad nikah saja. Ketika acara menjamu keluarga dan tamu undangan mempelai putri menggunakan baju kebaya biru sedangkan mempelai pria menggunakan setelan jas merah. Warna merah dan biru terlihat lebih padu.

Selamat atas pernikahan  Novi dan agus. Serta terimakasih telah mempercayakan acara akad nikahnya kepada kami, tim Syifarah - Griya rias pengantin dan busana. Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan silahkan hubungi syifarah. Rias Pengantin Surabaya Pin BB 2771FECD. No. Telp:031-71240310

Rabu, 11 Mei 2011

Rias pengantin paes ageng di pernikahan Lanny & Jatmiko


Pada kesempatan ini, kami menghadirkan tema tata rias pengantin paes ageng di resepsi pernikahan Lanny-Jatmiko. Tema warna merah dipilih untuk tema keseluruhan acara resepsi di Gedung Langen palikrama di Sidoarjo. Mereka melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan di  rumahnya Kota Sidoarjo. Akad nikah dilakukan di rumah dengan dekorasi sederhana. Sedangkan untuk resepsi mereka selenggarakan di Gedung Langen palikrama di Sidoarjo, guna menjamu kerabat beserta koleganya.

Pada Acara Akad nikah yang di sambung dengan acara temu manten, Lanny  & Jatmiko menggunakan tata cara adat jawa terutama untuk panggih dan sungkeman. Pada acara temu manten, mereka berdua menggunakan busana yang bernuansa hijau muda. Untuk Lanny menggunakan kebaya hijau muda yang dipadukan dengan bawahan sewek batik berwarna abu-abu sehingga terlihat lebih fress. Untuk make-up menggunakan Rias Pengantin Solo Putri yang sederhana tanpa menggunakan pidi atau warna hitam pada kepala. Sedangkan aksesoris kepala tetap menggunaka pakem Pengantin Solo Putri. Sedangkan Jatmiko mengenakan setelan jas dan celana hijau muda dipadu dengan sembong batik yang senada dengan pasangannya. 

Tema warna yang diangkat  pada acara resepsi pernikahan di gedung adalah tema warna merah. Hal ini kami terapkan pada kebaya merah pada mempelai putri. Make-up menggunakan Rias Pengantin Paes Ageng yang terlihat lebih anggun bak ratu. Pakaian mempelai pria menggunakan setelan  pengantin muslim dengan beskap, celana dan kopyah dengan warna merah maron. Ditambahkan sembong sewek warna coklat. Perhiasan kepala memakai kopyah khas pengantin muslim. Busana bagain bawah pengantin putri menggunakan kain batik tulis Solo dengan ciri warna cenderung gradasi coklat dengan corak kecil kecil dan kotak diagonal khas Solo.

Dekorasi pelaminan di gedung Langen Palikrama Sidoarjo menggunakan perpaduan Gebyok warna coklat tua di tengah dipadukan tiang joglo di sisi kursi pengantin sehingga terlihat kokoh. Bagian kanan-kiri, yang merupakan tempat orang tua dan besan menggunakan paduan waterwall dan dedaunan beringin. Adanya taman didepan pengantin menambah kesejukan dan keteduhan suasana keseluruhan ruang resepsi pernikahan Lanny-Jatmiko. Terimakasih atas kunjungan anda! Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan silahkan hubungi syifarah.

 

Sabtu, 07 Mei 2011

Kesederhanaan di langkah awal

Setiap langkah awal merupakan tahap tersulit bagi tiap orang. Ibaratnya seperti bayi yang belajar berjalan. Itulah yang pernah kami rasakan. Tahap awal merupakan rangkaian di seluruh kegiatan walaupun dengan kesederhanaan di langkah pertama. Berawal dari hobi untuk berdandan dan mempercantik orang lain, Ibu Inge Herawaty mendirikan usaha rias pengantin dengan nama Syifarah - Griya rias pengantin.

Dengan membekali diri dengan kursus rias pengantin serta menambah pengalaman secara otodidak. Dengan bekal yang dimiliki kami mencoba memberanikan diri untuk menerima klien pertama rias pengantin kami. Pada tahun 2006, Didit & Vera memberikan kepercayaan pada Syifarah-Griya rias pengantin. Dengan properti sederhana namun keindahan muncul dari kesederhanaan di langkah awal ini.

Terimakasih untuk Didit & Vera atas kepercayaannya menyelenggarakan resepsi pernikahan di rumah mereka. Tata rias pengantin mengunakan rias pengantin jawa (rias pengantin solo putri) dengan busana bernuansa warna biru muda. Mereka tampak seperti ratu dan raja dengan nuansa rias pengantin Jawa. Dekorasi yang kami tampilkanpun merupakan properti dekorasi kami yang pertama. Dekorasi gebyok yang mendukung tema rias pengantin Jawa. Ini semua merupakan langkah awal yang bagus untuk perkembangan dan kemajuan Syifarah - Griya rias pengantin.

Terimakasih atas kunjungan anda! Apabila ada saudara maupun relasi anda yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan dengan tema pernikahan tradisional terutama pengantin solo putri, silahkan hubungi syifarah | rias pengantin di Surabaya. Kami juga menerima jasa rias pengantin tradisional, muslim dan moderen.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...